Dalam Google Ads, pemilihan struktur campaign dapat memengaruhi cara anggaran dan performa iklan dikelola. Salah satu struktur yang banyak digunakan adalah memisahkan campaign berdasarkan kata kunci brand dan non brand. Cara memisahkan campaign brand dan non brand perlu dipahami agar data iklan dapat dianalisis dengan lebih jelas dan strategi bidding bisa disesuaikan dengan tujuan masing-masing campaign.
Campaign brand biasanya menargetkan pencarian yang mengandung nama bisnis, produk, atau merek tertentu. Sementara itu, campaign non brand digunakan untuk menjangkau pengguna yang mencari produk atau layanan tanpa menyebut nama brand. Kedua jenis pencarian tersebut memiliki karakteristik dan tingkat intensi yang berbeda sehingga pengelolaannya dapat dibuat secara terpisah.
Mengenal Campaign Brand
Campaign brand ditujukan kepada pengguna yang sudah mengenal bisnis. Mereka mungkin mengetik nama perusahaan, nama produk, atau variasi tertentu dari sebuah merek ketika melakukan pencarian di Google.
Karena pengguna sudah mengetahui brand yang dicari, tingkat relevansinya biasanya lebih tinggi. Iklan brand juga dapat digunakan untuk menjaga visibilitas ketika kompetitor menargetkan kata kunci yang berkaitan dengan nama bisnis.
Namun, performa campaign brand sebaiknya tidak dicampurkan dengan campaign non brand. Jika digabungkan, data konversi dapat terlihat lebih tinggi karena pencarian brand sering memiliki intensi yang berbeda.
Mengenal Campaign Non Brand
Campaign non brand berfokus pada kata kunci yang berkaitan dengan produk atau layanan tanpa menyertakan nama brand. Misalnya, bisnis jasa digital marketing dapat menargetkan kata kunci seperti “jasa Google Ads” atau “konsultan Google Ads” tanpa menggunakan nama perusahaan.
Pengguna dari pencarian non brand mungkin belum mengenal bisnis yang beriklan. Karena itu, tingkat persaingan, biaya klik, dan proses mendapatkan konversinya dapat berbeda dari pencarian brand.
Campaign ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan dan menemukan calon pelanggan baru yang sedang mencari solusi sesuai produk atau layanan yang ditawarkan.
Memisahkan Struktur Campaign
Langkah utama dalam cara memisahkan campaign brand dan non brand adalah membuat campaign yang berbeda untuk setiap kelompok kata kunci. Campaign brand hanya diisi keyword yang berkaitan dengan nama brand, sedangkan keyword generik ditempatkan pada campaign non brand.
Pemisahan tersebut membuat anggaran dapat diatur dengan lebih fleksibel. Campaign yang memiliki tujuan berbeda juga dapat menggunakan strategi bidding dan target yang disesuaikan.
Negative keyword dapat digunakan untuk mengurangi kemungkinan keyword brand masuk ke campaign non brand. Dengan cara tersebut, lalu lintas dapat diarahkan ke campaign yang memang telah disiapkan untuk menangani jenis pencarian tersebut.
Mengatur Anggaran dan Bidding
Setelah campaign dipisahkan, anggaran dapat ditentukan berdasarkan prioritas bisnis. Campaign brand biasanya membutuhkan pendekatan berbeda karena audiensnya sudah mengenal perusahaan. Sementara itu, campaign non brand dapat membutuhkan anggaran lebih besar untuk mendapatkan pelanggan baru.
Strategi bidding juga perlu diperhatikan. Data dari masing-masing campaign sebaiknya dianalisis secara terpisah sehingga keputusan optimasi tidak hanya didasarkan pada performa gabungan.
Manfaat Pemisahan Campaign
Pemisahan campaign brand dan non brand membuat laporan Google Ads lebih mudah dipahami. Pengiklan dapat mengetahui berapa banyak konversi yang berasal dari pencarian brand dan berapa banyak pelanggan yang diperoleh melalui pencarian generik.
Selain itu, perubahan performa dapat ditelusuri dengan lebih mudah. Ketika biaya campaign non brand meningkat, misalnya, optimasi dapat dilakukan tanpa mengubah pengaturan campaign brand.
Struktur tersebut juga membantu bisnis memahami kontribusi iklan dalam memperoleh pelanggan baru. Data yang lebih terpisah dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan anggaran dan strategi pemasaran berikutnya.
Kesimpulan
Cara memisahkan campaign brand dan non brand dapat dilakukan dengan membuat campaign terpisah berdasarkan jenis keyword, mengatur negative keyword, serta menyesuaikan anggaran dan strategi bidding sesuai tujuan. Pemisahan ini membuat performa iklan lebih mudah dianalisis dan membantu bisnis memahami sumber konversinya.
Jika struktur campaign masih sulit dikelola atau optimasi Google Ads ingin dilakukan secara lebih terarah, menggunakan jasa google ads dapat menjadi pilihan untuk membantu mengembangkan kampanye sesuai kebutuhan bisnis.

saya merupakan seorang pelajar dari jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Saya merupakan pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, saya mampu dalam bidang editing foto dan sedang belajar dalam bidang penulisan artikel
